Foto: Ana Surahman
Di tengah hiruk-pikuk jagat maya yang kerap diwarnai kabar intoleransi, sebuah dusun di lereng Gunung Merbabu menunjukkan wajah asli keharmonisan Indonesia. Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, menjadi bukti nyata bagaimana kerukunan antarumat beragama tumbuh subur dan terjaga melintasi generasi.
Tingginya rasa persaudaraan warga yang mayoritas beragama Buddha ini tercermin paling nyata saat perayaan hari besar keagamaan. Suasana hangat nan menyentuh terpancar pada peringatan Hari Raya Waisak, Minggu (31/5/2026).
Usai umat Buddha menyelesaikan rangkaian ibadah puja bakti di Vihara Buddha Bhumika, alangkah syahdunya melihat barisan warga beragama Islam dan Kristen berdiri berurutan di sepanjang jalan menuju vihara. Dengan raut wajah penuh senyum kebahagiaan, mereka rela mengantri dan menunggu demi memberikan ucapan selamat Hari Raya Waisak serta memberikan pelukan hangat kepada saudara-saudara mereka.
Pekikan ucapan berbahasa Jawa, “Sugeng Waisak nggih,” terdengar bersahut-sahutan di tengah udara dingin pegunungan, menciptakan suasana haru dan penuh kedamaian.
Kepala Dusun Thekelan, Supriyo, menegaskan bahwa tradisi saling mengunjungi dan mengucapkan selamat ini bukanlah hal baru, melainkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan selama puluhan tahun dari generasi ke generasi.
“Hari ini sedang Hari Raya Waisak, dan kami seluruh warga Thekelan secara umum mengucapkan selamat Waisak kepada saudara-saudara kami umat Buddha,” ujar Supriyo.

Supriyo menjelaskan bahwa aksi toleransi ini merupakan rutinitas yang konsisten dilakukan pada setiap perayaan hari besar keagamaan, tanpa memandang perbedaan keyakinan.
“Ini adalah rutinitas kami di setiap perayaan hari raya keagamaan, bukan hanya pas Waisak saja. Ketika Idulfitri dan Natal pun kami melakukan hal yang sama. Ini adalah wujud cinta kasih kami kepada dusun kami, kepedulian kami kepada warga masyarakat agar kami bisa menjaga ketenteraman dan kenyamanan di dusun kami,” tegasnya.
Kebahagiaan mendalam juga dirasakan oleh warga yang merayakan. Ketua Vihara Buddha Bhumika Dusun Thekelan, Suroyo, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas kepedulian serta kehangatan yang ditunjukkan oleh warga lintas iman.
“Setelah kami melaksanakan puja bakti pagi, lalu sungkeman khusus warga Buddhis di vihara, kami keluar untuk menemui para saudara kami non-Buddhis yang sudah berkumpul di depan vihara untuk mengucapkan Waisak sekaligus melakukan sungkeman,” ungkap Suroyo.
Istimewanya, perayaan Waisak tahun ini terasa kian bermakna karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Vihara Buddha Bhumika yang ke-42. Momen bersejarah tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng sebelum prosesi sungkeman lintas iman dimulai.
Di tengah sejuknya udara pegunungan Merbabu, potret toleransi sejati dari Dusun Thekelan ini menjadi penawar dahaga akan kedamaian sekaligus pengingat pentingnya merawat kebhinekaan dalam bingkai kasih sayang.
































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































