• Thursday, 27 August 2026
  • Surahman Ana
  • 0

Foto: Janang

Kebakaran rumah melanda komplek komunitas umat Buddha di kawasan Jalan Pahlawan, Gang Tama, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Singkawang, Kalimantan Barat, pada Senin (17/8/2026) pukul 01.00 dini hari, menyisakan duka mendalam bagi warga setempat.

Berdasarkan laporan terkini dari Guru Agama Buddha setempat, Janang, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari salah satu rumah umat. Kejadian ini menyebabkan sebanyak delapan rumah warga terdampak imbas amukan si jago merah. Dari total tersebut, tujuh rumah hangus terbakar hingga rata dengan tanah, sementara satu rumah mengalami kerusakan pada bagian dinding. Musibah ini berdampak pada 45 jiwa dari delapam keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa ini merenggut satu korban jiwa dan menyebabkan tiga orang lainnya mengalami luka bakar. Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Eliza, seorang siswi kelas 6 sekolah dasar (SD).

“Dari cerita orang tua korban meninggal dunia, sewaktu Eliza dibangunin malah langsung berlari mencari anjingnya dan dia tertimpa kayu lalu pingsan. Saat itu api sudah membesar lalu Eliza dan anjingnya akhirnya tewas terperangkap api,” ujar Janang saat dikonfirmasi BuddhaZine via pesan singkat, Kamis (27/8/2026).

Sementara itu, kondisi tiga korban luka bakar dilaporkan terus membaik setelah menjalani prosedur operasi pembersihan luka di rumah sakit. Hingga kini, Janang mengkonfirmasi tidak ada penambahan jumlah korban umat Buddha.

Penyaluran Bantuan Kemanusiaan

Merespons musibah tersebut, Yayasan Be Good bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi para korban terdampak. Perwakilan Yayasan Be Good, Leny Viola, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun rencana distribusi bantuan dan menyalurkan dana tahap awal sebesar Rp8 juta bagi para siswa terdampak di Singkawang.

“Sebanyak Rp3 juta dialokasikan sebagai santunan duka untuk keluarga korban meninggal dunia, dan Rp5 juta sisanya dibagikan kepada lima siswa—masing-masing mendapat Rp1 juta sebagai dana darurat,” terang Leny.

Selain bantuan di Singkawang Tengah, Yayasan Be Good mengalokasikan sisa dana bantuan kemanusiaan sebesar Rp102.079.350 untuk penanganan bencana lanjutan, termasuk bantuan masing-masing Rp1 juta bagi dua siswi korban kebakaran di wilayah Sungai Duri yang rumahnya juga rata dengan tanah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *