• Saturday, 15 April 2023
  • Deny Hermawan
  • 0

Hana Matsuri atau Kanbutsue adalah festival dalam tradisi Jepang yang diadakan pada tanggal 8 April setiap tahun di sebagian besar kuil Buddhis di Jepang. Ada beberapa versi latar belakang festival ini, salah satunya adalah bahwa Hana Matsuri dirayakan untuk memperingati kelahiran Buddha. 

Kanpai-japan.com menyebut, perayaan ulang tahun Buddha Shakyamuni diperingati secara tradisional pada hari ke-8 bulan ke-4 kalender lunar, yang terjadi pada tanggal yang bervariasi dari akhir April hingga awal Juni saat ini.

Di Jepang, tanggal resminya ditetapkan pada 8 April di Era Meiji (1868 – 1912) setelah Negeri Sakura mengadopsi kalender Gregorian.

Nama Hana Matsuri (花祭り), yang berarti “Festival Bunga”, konon berasal dari awal abad ke-20 dan dipilih untuk menunjukkan bahwa di tanggal tersebut sakura bermekaran penuh di daerah Kanto. Perayaan ini juga umumnya disebut Kanbutsue (灌仏会, secara harfiah berarti “pesta mandi Buddha”).

Hana Matsuri dirayakan di sebagian besar kuil Buddhis di Jepang, kecuali yang berhubungan dengan aliran Nichiren. Di kuil yang merayakan, ada ritual memandikan patung bayi Buddha yang berdiri. Peringatan ini konon diimpor dari Tiongkok sejak abad ke-7 dan dengan cepat menyebar ke penduduk Jepang. Namun sayang, saat ini banyak orang Jepang telah melupakan tradisi ini, terlebih lagi karena ini bukan acara pesta yang meriah dan parade yang penuh warna seperti festival matsuri versi Shinto.

=================

Ayo Bantu Buddhazine

Buddhazine adalah media komunitas Buddhis di Indonesia. Kami bekerja dengan prinsip dan standar jurnalisme. Kami tidak dibiayai oleh iklan. Oleh sebab itu, kami membuka donasi untuk kegiatan operasional kami. Jika anda merasa berita-berita kami penting. Mari bordonasi melalui Bank Mandiri KCP. Temanggung 1850001602363 Yayasan Cahaya Bodhi Nusantara