• Saturday, 12 August 2017
  • Surya Tanuja
  • 0

Istana Negara, Jakarta (10/8). Presiden Jokowi didampingi oleh Teten Masduki dan Mensesneg Pratikno menemui perwakilan majelis umat Buddha Indonesia. Pertemuan kali ini membahas tentang Perppu No. 2 Tahun 2017.

Menurut Perppu ini, Ormas dilarang melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras atau golongan; melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia; melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial; dan melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ormas dilarang melakukan kegiatan separatis yang mengancam kedaulatan NKRI, dan/atau menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Presiden Jokowi juga membahas tentang ketimpangan ekonomi, bagaimana mengembangkan ekonomi yang berbasis pariwisata dan penyederhanaan perizinan serta upaya memangkas birokrasi untuk mendukung perkembangan dunia investasi.

Pertemuan ini diikuti oleh para pemimpin majelis, dari kedua kubu yang selama ini tidak akur, yaitu Walubi dan KASI.

Selain itu, Ir. Arief Harsono, MM, M.Pd.B selaku Ketua Umum LPTG (Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha Nasional) menyampaikan undangan kepada Presiden untuk hadir dan membuka kegiatan Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) pada 2 November 2017 di Candi Agung Borobudur. Kegiatan STG ini akan diikuti lebih dari 2000 peserta dari seluruh Indonesia.

Berikut nama-nama pemimpin majelis tersebut;

1. Ir. Arief Harsono, MM, M.Pd.B, Ketua Umum Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) dan Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha Nasional (LPTG)

2. Drs. Anton Setiawan, Ketua Umum Majelis Umat Buddha Theravada Indonesia (MAJUBUTHI)

3. David Herman Jaya, Ketua Majelis Rohaniawan Tridharma Indonesia (MARTRISIA)

4. Suhadi Sendjaja, Ketua Umum Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia (PBDNSI)

5. Aiko Senosoenoto, Ketua Umum Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia(MNS BDI)

6. Piandi, Ketua umum Majelis Buddhayana Indoensia (MBI)

7. Dharmanadi Chandra, SE. , Ketua Umum Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia(MAGABUDDHI)

8. Suwito, M.Pd.B, Ketua Umum Majelis Mahayana Indonesia (MAHASI)

9. Bambang Patijaya, SE, MM. Ketua Umum Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI).

=================

Ayo Bantu Buddhazine

Buddhazine adalah media komunitas Buddhis di Indonesia. Kami bekerja dengan prinsip dan standar jurnalisme. Kami tidak dibiayai oleh iklan. Oleh sebab itu, kami membuka donasi untuk kegiatan operasional kami. Jika anda merasa berita-berita kami penting. Mari bordonasi melalui Bank Mandiri KCP. Temanggung 1850001602363 Yayasan Cahaya Bodhi Nusantara