Foto: Dok. Panitia
Perjalanan bhikkhu sangha bersama para pegiat Dharma menuju Dusun Nerlang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, adalah kisah tentang keteguhan dan pelayanan tanpa pamrih. Dengan sampan kecil, mereka menyusuri sungai yang berliku di tengah hutan rawa gambut, melintasi jalur air yang kerap dipenuhi ranting dan akar pohon. Perjalanan itu tidak selalu mudah. Terkadang air pasang membuat laju sampan melambat, atau sebaliknya, surut yang dalam memaksa mereka turun dan mendorong perahu di lumpur yang lengket.
Sejak 2015, kehadiran para bhikkhu dan pegiat Dharma di wilayah 3T—terdepan, terluar, dan tertinggal—menjadi penghubung penting antara ajaran Buddha dan umat yang tinggal di pelosok Meranti. Mereka hadir bagi komunitas yang sebagian besar adalah Suku Akit, yang dengan tekun memeluk Buddha Dharma meskipun akses terhadap pembinaan dan sarana ibadah sangat terbatas.
Medan berat bukan satu-satunya tantangan. Minimnya fasilitas membuat kegiatan pembinaan sering dilakukan di rumah warga atau balai desa. Bhikkhu sangha juga menghadapi kesulitan administratif, terutama terkait pernikahan. Banyak pasangan di Batin Suir dan Nerlang selama bertahun-tahun hanya menikah secara adat, tanpa pengesahan agama atau negara. Situasi ini mempersulit pencatatan resmi dan hak-hak hukum keluarga mereka.

Berangkat dari kepedulian itulah, Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kepulauan Meranti, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan relawan, meluncurkan program pemberkatan perkawinan massal sejak 2017. Langkah ini bukan sekadar memberikan kepastian hukum dan keagamaan, tetapi juga menguatkan fondasi keluarga Buddhis yang harmonis. Pada 19 Maret 2025, delapan pasang pengantin di Batin Suir menerima pemberkatan secara massal, dan pada 4 Agustus 2025, giliran Dusun Nerlang melaksanakan acara serupa.
Untuk hadir di Nerlang pada hari itu, para bhikkhu harus kembali menempuh perjalanan penuh tantangan: dari ibukota kabupaten ke dermaga kecil, kemudian melanjutkan dengan sampan melalui kanal sempit yang berkelok. Hujan gerimis membuat jalur licin, sementara angin pesisir sesekali mengguncang perahu. Namun semangat untuk melayani umat membuat mereka tetap melangkah mantap. Setibanya di dusun, sambutan hangat warga yang telah menunggu sejak pagi menghapus segala lelah.
Pemberkatan perkawinan di Nerlang bukan hanya sebuah seremoni, melainkan tonggak penting dalam sejarah umat Buddha di Kepulauan Meranti. Di balik acara khidmat itu, ada peluh dan tekad bhikkhu sangha serta para pegiat Dharma yang terus mendampingi umat hingga ke pelosok. Mereka menanamkan harapan bahwa suatu hari nanti, umat di Nerlang dan Batin Suir akan memiliki vihara sendiri—tempat ibadah yang layak untuk melanjutkan perjalanan spiritual dengan lebih berkesinambungan.













































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































