• Saturday, 24 September 2022
  • Ngasiran
  • 0

Meditasi merupakan praktik relaksasi yang bisa dilakukan secara mandiri dan bisa dilatih oleh diri sendiri. Aktivitas memusatkan dan menjernihkan pikiran ini bertujuan untuk memanajemen stres, menenangkan diri dan mengurangi kecemasan dalam menghadapi tantangan di kehidupan sehari-hari.

“Perasaan bisa rileks dan kayak me-refresh kembali diri sendiri. Asal tahu tata cara, apalagi yang untuk yang pemula. Sebenarnya lumayan susah. Tapi asal rutin dan berlatih nanti pasti terasa impaknya,” terang Angel (22 tahun) yang menjadi peserta Full Moon Meditation di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (17/9/2022).

Marla (21 Tahun), peserta lain mengaku merasa lebih rileks setelah mengikuti kelas meditasi di kawasan candi peninggalan Dinasti Syailendra ini. Perempuan asal Yogyakarta ini baru pertama kali mengikuti meditasi, meski begitu ia merasakan manfaat.

“Saya sendiri kan dari Katolik, jadi kayak senang aja bisa mengenal meditasi dan yang ikut pun juga dari berbagai latar belakang. Meditasi gini bisa bikin jadi lebih rileks. Setiap habis meditasi itu rasanya plong dan lega gitu,” terangnya.

Julia (21 tahun) mengaku sangat terkesan dengan meditasi yang digelar di kawasan Candi Borobudur ini yang masih asri dan berada di kawasan yang jauh dari perkotaan.

“Candi Borobudur itu kan tempat sakral jadi memang ada banyak energi positif yang dirasakan untuk mencapai ketenangan. Terlebih didukung dengan udara yang bersih dan segar, membuang nafas jadi enak,” terang perempuan asal Tangerang ini.

Lingkungan yang asri dan jauh dari kebisingan tentu membantu proses meditasi mencapai mindfulness.

Full moon meditation atau meditasi bulan purnama pertama kali digelar di pelataran Manohara Borobudur Study Center, kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Sabtu (17/9/2022) malam. 

Acara yang diikuti 41 peserta dari berbagai latar belakang identitas ini merupakan kerja sama antara Majelis Agama Buddha Mahanikaya (MBMI) bersama PT Taman Wisata Candi (TWC) dan Sekolah Tinggi Agama Buddha Sriwijaya itu akan digelar rutin setiap malam bulan purnama.

VP Sales & Marketing PT TWC, Pujo Suwarno mengatakan bahwa agenda ini merupakan respon dari adanya MoU Pemanfaatan Candi Borobudur dan Prambanan yang ditandatangani oleh empat menteri dan dua gubernur.

“Kami mulai mengemas dan sudah diawali dengan menggandeng MBMI. Ini menjadi starting point wisata religi di Borobudur,” katanya.

Ketua Umum MBMI, Agus Jaya, mengatakan kegiatan full moon meditation ini baru pertama kali dilaksanakan di Candi Borobudur. Kegiatan uji coba ini terbuka bagi seluruh pihak yang ingin menikmati suasana spiritual di kawasan candi Buddha terbesar itu.

“Ke 41 peserta terdiri dari berbagai kalangan dan kita tidak melihat agamanya. Kita membuat program ini universal sekali,” kata Agus, Sabtu (17/9/2022).

Agus berharap, ke depannya full moon meditation juga bisa diikuti para turis mancanegara. “Kita pinginnya full moon meditation ini bisa datangin dari mancanegara biar sebagai pendapatan devisa negara. Ini dipimpin Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia,” tuturnya.

Menurut Agus, meditasi saat bulan purnama penuh bisa menghadirkan ketenangan batin dan energi positif. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada kesehatan individu. 

“Meditasi di saat bulan purnama akan menumbuhkan ketenangan batin yang mengalirkan energi positif buat kita. Baik untuk kesehatan, maupun menumbuhkan kemudahan-kemudahan yang kita inginkan,” pungkasnya. 

*Sumber: Media TWC

=================

Ayo Bantu Buddhazine

Buddhazine adalah media komunitas Buddhis di Indonesia. Kami bekerja dengan prinsip dan standar jurnalisme. Kami tidak dibiayai oleh iklan. Oleh sebab itu, kami membuka donasi untuk kegiatan operasional kami. Jika anda merasa berita-berita kami penting. Mari bordonasi melalui Bank Mandiri KCP. Temanggung 1850001602363 Yayasan Cahaya Bodhi Nusantara