• Wednesday, 12 April 2023
  • Surahman Ana
  • 0

Puluhan peserta berprestasi mengikuti Dharmayatra di Candi Borobudur, Magelang pada Sabtu (8/4). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dharmasukha Institute Medan. Sebanyak 20 orang peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka datang dari Aceh, Medan, Palembang, Banten, Jakarta, dan Yogyakarta.

Erica Winata Phenjaya, Direktur Penelitian & Pengembangan Dharmashoka Institute, menyampaikan bahwa para peserta merupakan peserta terbaik program pelatihan Dharmashoka Institute. 

“Yang ikut Dharmayatra ini merupakan para peserta terbaik dari program Pelatihan Dhammaduta Muda (DM) yang diadakan selama 3 bulan oleh Dharmashoka Institute,” paparnya. 

Dharmasukha Institute merupakan sebuah lembaga pendidikan Buddhis non formal yang didirikan oleh Bhikkhu Pannasami Mahathera bersama 9 Co-founder lainnya. Tiga program yang dijalankan lembaga ini adalah Pelatihan Dhammaduta Muda, Kursus Agama Buddha Progresif, dan Lomba Cipta Cerpen dan Puisi Nasional. 

Bagi peserta yang berprestasi di beberapa program yang diadakan oleh Dharmashoka Institute mendapat beasiswa Dharmayatra. Selain para Dharmaduta Muda, pada kesempatan kali ini tiga peserta lainnya adalah peserta terbaik untuk program Kursus Agama Buddha Progresif Level 1 dan para juara 1, 2, dan 3 untuk Lomba Cipta Cerita Pendek & Puisi Buddhis Nasional. 

Erica menambahkan bahwa khusus program Dharmaduta Muda, sudah berjalan empat angkatan hingga saat ini. Peserta terbaik pertama program ini diberangkatkan ke India. Sementara peserta terbaik 2,3,4 dan 5 mendapatkan kesempatan Dharmayatra ke Candi Borobudur. 

Trip ke Candi Borobudur sudah dilakukan dua kali, pada trip kali ini sebelum memasuki candi semua peserta mendapatkan kuliah umum selama dua jam dari Bhikkhu Ditthi Sampanno mengenai Candi Borobudur. Kuliah umum dilakukan di Catra Jinadhammo, Magelang. 

“Dengan ini, peserta diharapkan dapat mengenal candi bukan hanya sebagai wisata atau peninggalan, tetapi juga makna filosofis yang terkandung dalam tiap relief candi dan bagaimana melestarikan candi ini sebagai umat buddha,” jelas Erica. 

Para peserta tiba di Candi Borobudur tanggal 8 April pukul 07.00 WIB. Dalam kegiatan ini para peserta melakukan ritual mulai dari pembacaan paritta suci, pembangkitan tekad, meditasi dan pradaksina di Stupa utama candi yang dibimbing oleh Bhikkhu Paññasami Mahathera juga Bhikkhu Thiradhammo Mahathera. 

“Selain Candi Borobudur juga mengunjungi candi Buddhis lainnya seperti Candi Mendut, Pawon, Plaosan dan Sojiwan,” Erica menambahkan. [MM]

=================

Ayo Bantu Buddhazine

Buddhazine adalah media komunitas Buddhis di Indonesia. Kami bekerja dengan prinsip dan standar jurnalisme. Kami tidak dibiayai oleh iklan. Oleh sebab itu, kami membuka donasi untuk kegiatan operasional kami. Jika anda merasa berita-berita kami penting. Mari bordonasi melalui Bank Mandiri KCP. Temanggung 1850001602363 Yayasan Cahaya Bodhi Nusantara