• Friday, 17 March 2023
  • Deny Hermawan
  • 0

Aktris asal Malaysia Tan Sri Dato’ Seri Michelle Yeoh Choo-Kheng (Michelle Yeoh) sukses mencetak sejarah sebagai perempuan Buddhis Asia pertama yang berhasil menyabet Piala Oscar 2023 di ajang Academy Awards ke-95 yang digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (12/3/2023) malam.

Perempuan berusia 60 tahun tersebut, berhasil memenangkan penghargaan pada kategori Best Actress atas penampilannya sebagai Evelyn Wang, karakter utama dalam film Everything Everywhere All at Once, yang juga meraih Oscar untuk film terbaik.

Lahir dari keluarga Buddhis pada 6 Agustus 1962 di Ipoh, Michelle pernah mengatakan bahwa seseorang Buddhis seharusnya selalu mempraktikkan ajaran Buddha dan mau belajar setiap hari. “Filosofi Buddhis memberi dasar Anda sebagai pribadi,” katanya dalam sebuah kesempatan wawancara dengan Conde Nast Traveller pada 4 August 2015.

Filosofi tersebut ia praktikkan dalam laku nyata. Tahun 2010 misalnya, dia mengunjungi Ladakh, India untuk memberi bantuan setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras dan sekolah-sekolah mengalami kerusakan parah akibat tanah longsor.

Dia menjadi Duta Besar Global untuk Yayasan Live to Love, sebuah organisasi yang bekerja di bidang pendidikan, lingkungan, warisan, pengobatan dan bantuan di Himalaya yang didirikan oleh Yang Mulia Gyalwang Drukpa.

Saat gempa dahsyat di Nepal pada April 2015, Michelle kembali menjadi duta Yayasan Live to Love untuk membantu masyarakat di sana. 

Aktris yang pernah memainkan karakter Aung San Suu Kyi dalam film berjudul The Lady itu pernah mengatakan bahwa seorang Buddhis harus memiliki pola pikir bahwa yang dianggap keluarga seharusnya tidak hanya yang berhubungan darah, tetapi semua orang di dunia.

Ia juga berpendapat, melalui penderitaan, seseorang seharusnya bisa memahami kebaikan apa yang datang setelah itu. 

“Anda mendapatkan pemahaman yang sedikit lebih baik tentang welas asih, tentang bagaimana melepaskan, ini bukan tentang balas dendam atau pembalasan. Jadi, Daw Suu (Aung San Suu Kyi) dan saya memiliki filosofi yang sama yang sangat membantu saya,” ujarnya terkait perannya di The Lady. dalam wawancara dengan AVIVA-Berlin pada Maret 2012.

Pada 24 November 2018 lalu, Yeoh pergi ke Taiwan dan berkesempatan untuk bertemu dengan Pendiri Yayasan Buddha Tzu Chi, Master Cheng Yen. Dari sang guru, Michelle mendapatkan banyak penuturan pengalaman terkait aksi-aksi humanitarianisme.

“Master Cheng Yen selama lebih dari 50 tahun terus melakukan begitu banyak hal baik, sudah seharusnya kita belajar darinya. Beliau adalah panutan yang baik dan sosok yang sangat menginspirasi,” ujar Yeoh dalam dalam tayangan video di kanal Tzu Chi Da Ai Video. 

=================

Ayo Bantu Buddhazine

Buddhazine adalah media komunitas Buddhis di Indonesia. Kami bekerja dengan prinsip dan standar jurnalisme. Kami tidak dibiayai oleh iklan. Oleh sebab itu, kami membuka donasi untuk kegiatan operasional kami. Jika anda merasa berita-berita kami penting. Mari bordonasi melalui Bank Mandiri KCP. Temanggung 1850001602363 Yayasan Cahaya Bodhi Nusantara