Foto: Dok. STABN Raden Wijaya
Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri kembali menunjukkan langkah nyata dalam mentransformasi pendidikan tinggi keagamaan Buddha. Melalui kegiatan bertajuk Sosialisasi Program Raden Wijaya Berdampak, kampus ini secara resmi melepas 102 mahasiswa untuk mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Program Magang Berdampak Tahun Akademik 2025/2026 yang menjangkau hingga tingkat internasional.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (20/1/2026) ini dihadiri secara daring oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriadi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mahasiswa menyelaraskan teori akademik dengan realitas di lapangan serta meninggalkan dampak positif di lokasi penugasan.
“Mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori di kelas. Mereka harus mampu membaca realitas di lapangan dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Jangan hanya datang, duduk, dan pulang. Tinggalkan jejak positif berupa inovasi dan perbaikan, sehingga kehadiran kalian benar-benar dirasakan dan dirindukan,” ujar Supriadi.
Ketua STABN Raden Wijaya, Sulaiman, menyampaikan bahwa Program Magang Berdampak dirancang sebagai bagian dari visi institusi untuk membangun daya saing global lulusan tanpa mengesampingkan nilai pengabdian.
“Kami ingin mahasiswa STABN Raden Wijaya memiliki pengalaman nyata, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional, sehingga siap menghadapi tantangan dunia kerja dan pengabdian,” kata Sulaiman.

Salah satu program unggulan adalah magang di hotel bintang lima di Taiwan. Sebanyak sembilan mahasiswa terpilih akan mengikuti magang di industri perhotelan kelas dunia, di antaranya Sheraton Grand Taipei Hotel, Le Méridien Taipei, serta sejumlah hotel ternama di wilayah Yilan.
Selain itu, mahasiswa juga mengikuti studi independen bersama Pusat Pendidikan Buddhis Fo Guang Shan (PPBFGS) selama satu semester. Program ini dilengkapi pembelajaran bahasa Mandarin secara intensif dengan pengajar dari Singapura melalui fasilitas smart class hibrida.
Seluruh program internasional tersebut didukung dengan beasiswa penuh, meliputi tiket pesawat pulang-pergi, visa, akomodasi, hingga uang saku. Program magang bersertifikat ini bernilai 20 SKS dan dapat dikonversi sebagai jalur non-skripsi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain fokus pada pasar global, STABN Raden Wijaya juga memperkuat pengabdian di dalam negeri. Bekerja sama dengan Lembaga Dana Paramita Agama Buddha Indonesia (LDPABI) di bawah naungan Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), sebanyak 13 mahasiswa diterjunkan sebagai Guru Asuh ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Para mahasiswa tersebut akan mengabdi selama lima bulan di 17 sekolah yang tersebar di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, dan Jawa Barat. Perwakilan LDPABI, Canto, menegaskan pentingnya kehadiran mahasiswa dalam menjawab kebutuhan umat di daerah.
“Di banyak daerah 3T, guru agama Buddha masih sangat terbatas. Kehadiran mahasiswa sebagai Guru Asuh menjadi harapan besar bagi sekolah dan umat setempat,” ujar Canto.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Hariadi, mengapresiasi ekosistem pendidikan yang dibangun STABN Raden Wijaya.
“STABN Raden Wijaya adalah miniatur kebinekaan Indonesia. Meski berciri keagamaan Buddha, kampus ini menjadi ruang bersama bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang keyakinan yang hidup harmonis,” tutur Hariadi.
Artikel ini ditulis oleh: Sutta Anuyoga Pratama, Ervina Siliany,Dwi Lestari, Mahasiswa Magang di BuddhaZine.












































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































