• Sunday, 1 April 2018
  • Dhammateja

BuddhaZine Merawat Penulis Muda

Ora kena ngutjap goroh kanggo ala, wong ngapusi marang batine Pribadi. (Tak boleh berbohong, karena berbohong itu merongrong kualitas batin) Badra Santi 1967, XXI: Pangutjap Sedjati, 442 Minggu (25/3),...
  • Sunday, 1 April 2018
  • Hendry F. Jan

Cinta untuk “K” (Bagian 1)

Kukeluarkan kunci dari saku celana. Kubuka kamar tidurku. Kamar ini masih seperti 10 tahun lalu. Tidak banyak yang berubah. Susunan meja, kursi, dan lemari pakaian, sama persis seperti saat...
  • Friday, 30 March 2018
  • Ngasiran

Khidmatnya Pindapatta di Desa

“Bagaimana bapak-ibu? Seneng to setelah berdana makan kepada bhikkhu? Bahagia ndak kalau dikunjungi bhikkhu?” tanya Bhante Khemadiro kepada umat Buddha jelang pemberkahan makan pagi usai pindapatta Senin, (19/3). “Seneng...
  • Thursday, 29 March 2018
  • Praviravara

Apakah Aku Seorang Mahayana?

Dewasa ini, istilah Mahayana seringkali digunakan untuk melabeli, merujuk kepada nama sebuah mazhab tertentu di dalam sistem keagamaan Buddhadharma. Dan sebagai konsekuensinya, istilah ini juga menjadi sering digunakan untuk...
  • Wednesday, 28 March 2018
  • Hermanto Rico

Dialog Kebangsaan dalam Dinamika Politik

Acara dialog kebangsaan dengan tema “Kebhinnekaan dalam Dinamika Politik” atas inisiasi Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor Kec. Tangerang yang bekerja sama dengan PC Hikmahbudhi Kota Tangerang, Orang Muda Katolik...
  • Wednesday, 28 March 2018
  • Hendrick Tanu

Agama Tao, Bon, dan Kejawen

Selama dua milenium, Nusantara menampung dua arus kebudayaan dan spiritualitas dari dua negara yaitu India dan Tiongkok. Tiga agama yaitu Hindu, Buddha, dan Tao adalah tiga yang paling menonjol....